Perbedaan Granit dan Keramik yang Perlu Diketahui

Perbedaan Granit dan Keramik yang Perlu Diketahui. Granit dan keramik adalah dua pilihan populer untuk lantai, namun memiliki perbedaan signifikan dalam komposisi, proses pembuatan, tampilan, dan biaya. Granit adalah batu alam yang sangat keras dan tahan lama, sedangkan keramik terbuat dari tanah liat yang dibakar. Granit umumnya lebih mahal, lebih berat, dan memerlukan pemasangan khusus, sementara keramik lebih ringan, mudah dipasang, dan tersedia dalam berbagai warna dan pola.

Lantai granit dan keramik memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai perbedaan lantai granit dan keramik dari segi proses pembuatan, motif, warna, daya tahan, harga, serta perawatannya. Simak perbedaan lantai granit dan keramik berikut ini, sebelum menjatuhkan pilihan untuk rumah Anda.

Granit dan keramik menjadi pilihan favorit banyak orang untuk melapisi lantai. Selain menciptakan lantai yang nyaman dipijak, keramik dan granit juga bisa menunjang tampilan interior rumah. Namun, sebelum menentukan pilihan, sebaiknya ketahui lebih dulu perbedaan lantai granit dan keramik.

Terlihat serupa namun tidak sama, itulah kenyataan yang ada pada granit dan keramik. Namun, masih banyak orang yang ternyata belum paham bahwa keduanya berbeda. Nah, sebab hal itu maka artikel ini akan perbedaan granit dan keramik agar Anda paham serta tidak salah pilih sesuai kebutuhan lagi. Yuk, simak!

Perbedaan Granit dan Keramik yang Perlu Diketahui

Perbedaan Granit dan Keramik 1: Daya Serap

Keramik memiliki daya serap air di atas 0.5% sehingga sebelum pemasangan, keramik harus terlebih dahulu direndam di dalam air untuk menghindari keramik popping atau terangkat. Sedangkan granit memiliki daya serap di bawah 0.5% yang membuatnya bisa langsung dipasang tanpa harus direndam terlebih dahulu seperti keramik.

Perbedaan Granit & Keramik 2: Material 

Granit dibuat menggunakan batu alam yang bersifat intrusif, felsik, dan igneus. Material pembuat granit ditambang dan dibentuk dengan proses penekanan serta pembakaran dengan suhu sangat tinggi hingga terbentuk lembaran granit. Sedangkan keramik dibuat dari tanah lempung atau tanah silikat. Cara pembuatannya juga beda yakni dengan cara dibakar kemudian akan dilapisi bahan pengkilap atau glaze.

Perbedaan Granit & Keramik 3: Permukaan

Permukaan keramik jika diamati secara sungguh-sungguh maka tidak akan terlalu rata sebab penyebaran cairan glaze yang tidak merata. Berbeda dengan granit, permukaannya lebih halus dan rata sebab sudah melalui teknik pressing atau tekan.

Perbedaan Granit & Keramik 4: Window Frame

Apa itu window frame? Window frame adalah garis berwarna putih yang tidak tertutup warna di sekeliling pinggiran keramik. Tanda ini muncul akibat tahap pembuatan yang berbeda dengan granit. Anda tidak akan menemukan window frame pada granit.

Perbedaan Granit dan Keramik 5: Cara Pembuatan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa proses pembuatan keramik diawali dengan proses pembentukan tanah liat atau tanah silikat menjadi satu ukuran tertentu kemudian akan dibakar dalam suhu tinggi. Setelah proses tersebut selesai maka akan diberi glaze atau pengkilap. Sedangkan pembuatan granit meliputi proses penekanan atau pressing dan pembakaran dengan suhu tinggi hingga membentuk lembaran.

Perbedaan Granit & Keramik 6: Harga

Terakhir, perbedaan granit & keramik bisa dilihat dengan mudah dari harga. Biasanya harga keramik berukuran 30×30 dengan kualitas standar dimulai dari harga 50 ribu Rupiah. Sedangkan harga granit untuk ukuran 60×60 dibanderol mulai dari 200 ribu Rupiah.

Proses pembentukan dan keindahan granit yang alami membuat harganya mahal. Batuan beku ini harus ditambang, diproses, dan diangkut, sehingga harga jualnya pun tinggi. Bahkan corak yang unik dan jenis granit tertentu yang sangat langka bisa membuat harganya melejit.

Sementara itu, keramik dibuat dari tanah liat dan feldspar, bahan yang mudah didapat. Selain itu, proses produksinya yang bisa dilakukan dengan mesin dan secara massal, membuat biaya tetap rendah. Biasanya, keramik tersedia dalam berbagai kualitas, yang memungkinkan Anda menemukan pilihan yang sesuai dengan anggaran tanpa mengorbankan estetika atau fungsionalitasnya. Secara umum, lantai keramik menjadi pilihan yang lebih terjangkau dibandingkan dengan granit.

Bagaimana? Sudah tahu dan paham mengenai perbedaan di antara keduanya? Mana yang jadi pilihan Anda dan akan digunakan di hunian?